Kemoterapi

Ini dimana Anda diterima selama beberapa jam untuk menerima kemoterapi intravena yaitu melalui infus. Dan setelah selesai Anda dapat pulang. Kadang-kadang Anda akan diterima sebagai pasien rawat inap jika perawatan memakan waktu lebih dari beberapa jam.



Kemoterapi

Kemoterapi kata ini pernah digunakan yang berarti obat untuk mengobati suatu penyakit. Bahkan mengambil aspirin juga diartikan kemoterapi. Namun hari ini kemoterapi lebih sering diartikan memakan obat atau obat-obatan untuk mengobati kanker. Anda mungkin mengambil obat-obatan sebelum atau setelah operasi dengan terapi radiasi atau Anda mengkomsumsi obat sendirinya.

Sebagian besar obat kemoterapi diberikan dalam 1 dari cara berikut:

  • Anda hanya bisa menelan pil. Jika kemoterapi Anda adalah pil, hanya menelan sebagaimana Yang di resepkan dokter.
  • Kadang-kadang kemoterapi diberikan seperti vaksinasi flu. Vaksinasi tersebut bisa Didapatkan dari klinik dokter. rumah sakit, atau di rumah.
  • Kadang-kadang obat yang diberikan langsung ke dalam pembuluh darah Anda melalui Jarum. Ini di sebut intravena ( injeksi).

Anda mungkin memerlukan kemoterapi sekali sehari, sekali seminggu, atau bahkan sebulan sekali, tergantung pada jenis kanker Anda miliki dan kemoterapi yang Anda gunakan.

Beberapa orang tidak memiliki efek samping sama sekali dari kemoterapi. Namun bagaimanapun kadang - kadang kemoterapi akan membuat Anda merasa sakit. Ini dikarenakan obat yang digunakan adalah sangat kuat. Obat tersebut menyebar kedalam sel dan membelah sel terserbut dengan sangat cepat apakah itu sel kanker atau tidak. Jadi beberapa sel yang bukan merupakan sel kanker di dalam tubuh juga ikut terbelah dengan cepat dan menyebakan kerusakan sel tersebut.



Efek Samping yang sering di dapati

  • Sakit mulut / maag
  • Mual / muntah
  • Diare
  • Kehilangan rambut / menipis
  • Lelah dan berisiko tinggi untuk mendapatkan infeksi


Mencegah dan Mengobati Efek Samping

Kabar baiknya adalah bahwa ada hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi atau menyingkirkan beberapa efek samping.

  • Anda dapat mengambil beberapa obat pada saat yang sama Anda melakukan kemoterapi untuk mencegah muntah atau merasa sakit.
  • Obat baru yang disebut faktor pertumbuhan dapat diberikan sebagai suntikan untuk membantu dan melindungi sumsum tulang dari efek kemoterapi dan membentuk sel-sel darah baru.
  • Transfusi sel darah merah atau platelet dari donor darah yang dapat membantu banyak orang.

Ingatlah bahwa tidak setiap orang mendapatkan obat kemoterapi yang sama. Kemoterapi untuk beberapa kanker mungkin jauh lebih kuat dan menyebabkan lebih banyak efek samping dari obat lain. Juga berbeda, tergantung pada setiap kondisi fisik kesehatan Anda dan kebugaran akan mempengaruhi bagaimana tubuh anda bereaksi terhadap kemoterapi.

Anda mungkin dapat melanjutkan apa yang biasanya Anda lakukan saat Anda berada di kemoterapi. Anda tidak mungkin harus berhenti bekerja atau berada pada diet khusus. Di sisi lain, beberapa orang diantaranya perlu untuk tinggal di rumah sakit dengan begitu dokter dapat melihat dan memperhatikan kondisi mereka secara dekat dan mengobati efek samping tertentu. Mohon tanyakan tim perawatan kanker Anda apa yang akan Anda dapat lakukan pada saat Anda sedang dirawat.